IE Warning
YOUR BROWSER IS OUT OF DATE!

This website uses the latest web technologies so it requires an up-to-date, fast browser!
Please try Firefox or Chrome!
Back to top
 
 
 

Terlibat Perang Kata-kata Lagi, Mourinho Sebut Wenger ‘Spesialis Kegagalan’

blog info BY   blog info 0 COMMENT   blog info Berita, Bola

mourinhowengeriBandar Bola – London – Kembali lagi Arsene Wenger dan Jose Mourinho terlibat perang kata-kata seperti saat Mourinho pertama datang ke Inggris. Kali ini Mourinho menyentil Wenger dengan sebutan ‘Pelatih Spesialis Kegagalan’.

Perang kata-kata ini dimulai oleh Wenger yang ditanya komentarnya soal pernyataan Mourinho yang terus merendah soal peluang Chelsea menjadi juara Premier League musim ini.

Meski The Blues kini ada di posisi puncak tapi selalu saja Mourinho menganggap Arsenal serta Manchester City sebagai favorit juara yang diibaratkan dengan dua kuda besar, sementara Chelsea si kuda kecil.

“Itu adalah rasa takut akan kegagalan. Jelas saja persaingan masih terbuka, Chelsea yang tentukan nasibnya sendiri dan tim lain juga masih bisa memenanginya,” ujar Wenger seperti dilansir Soccernet.

Tak lama berselang dalam sesi jumpa pers jelang laga babak kelima Piala FA antara City kontra Chelsea, Mourinho kemudian disodori pertanyaan soal komentar Wenger tersebut.

Dengan nada sarkasme, Mourinho pun menyebut Wenger sebagai manajer yang menyukai kegagalan sambil menyebut puasa gelar delapan tahun Arsenal.

“Dia itu yang spesialis dalam hal kegagalan. Saya tidak. Kenyataannya dia adalah seorang spesialis karena sudah puasa gelar selama delapan tahun, itu yang namanya kegagalan,” tutur Mourinho.

“Jika Mr Abramovich memberiku waktu delapan tahun.. Selama delapan tahun Anda harus membangun banyak hal, sangat, sangat banyak. Saya tidak mau selama itu,” sambungnya.

“Saya hanya mau kontrak empat tahun dan setelahnya, baru dinilai apakah pantas atau tidak mendapat perpanjangan kontrak.”

COMMENTS

There aren't any comments yet.

LEAVE A REPLY

Your email address will not be published. Required fields are marked *